Senin, 04 Maret 2019

seputar Kimchi dan resep memasak Kimchi

Hi, para kuliner lover, seperti yang kalian tahu deman Korean kini sudah seperti wabah saja. Banyak orang Indonesia yang kini banyak mengikuti style mereka. Tidak hanya ketagihan dengan dramanya, terkadang di setiap sela percakapan selalu di selingi dengan kata-kata yang ke Korea-Korean an.

Gak cuma itu guys, ternyata sekarang ini makanan tradisional dari Korea ini pun ikut-ikutan terkenal, bukan cuma di Indonesia bahkan seluruh dunia. Termasuk adalah KIMCHI. .

Apa Yang Dimaksud Dengan Kimchi?
Kimchi ini adalah makanan tradisional yang berasal dari negeri Gingseng Korea, ini merupakan salah satu jenis asinan sayur hasil dari fermentasi yang diberi bumbu pedas. Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah.



Sayuran yang paling umum untuk membuat kimchi adalah sawi putih dan lobak. Di zaman dulu, kimchi diucapkan sebagai chim-chae  yang berarti “sayuran yang direndam.”

Di Korea, kimchi biasanya akan selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis banchan yang paling umum. Kimchi juga digunakan sebagai bumbu sewaktu memasak sup kimchi (kimchi jjigae), nasi goreng kimchi (kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lain.

Oke guys sudahi dulu penjelasannya, sekarang kita akan ke Bahan Dan Cara pembuatannya.

»» Bahan

•  1 buah sawi putih.
•  2 buah bawang bombay, iris tipis.
•  4 batang wortel, iris tipis memanjang.
•  4 batang lobak putih, iris tipis.
•  4 batang daun bawang.
•  2 buah bawang putih, lalu parut.
•  1 ruas jahe, lalu diparut.
•  1/2 gelas bubuk cabe Korea.
•  2 sdt garam.
•  1 sdm gula pasir.
•  1/2 gelas garam kasar/garam laut.
•  1 gelas air.
•  1/4 gelas saus ikan Korea.
•  1/3 gelas air.
•  1 sdm tepung beras.

»» Cara Membuat Kimchi

1. Sawi dibiarkan utuh dan cuci bersih dengan air mengalir hingga ke lembar terdalam daun sawi. Sesudah bersih, rendam sawi dalam campuran tiga genggam garam yang sudah dilarutkan dengan air matang untuk sedikitnya enam jam, sampai sawi putih terlihat layu.

2. Setelah enam jam, angkat sawi dan cuci kembali dengan air bersih hingga ke sela-sela lipatan daun sawi agar sisa garam tercuci bersih. Tiriskan. Bila suka sawi bisa dibiarkan utuh begitu saja atau dipotong menjadi dua bagian dengan membuang ujung-ujung sawi.

3. Saatnya mengolah sawi dengan campuran bahan-bahan bumbu. Campurkan 1/3 gelas air, gula dan tepung beras, masak hingga mengental kemudian dinginkan.Campurkan jadi satu larutan tepung beras, bubuk cabai, jahe, bawang putih, daun bawang, lobak, wortel, saus ikan, dan sedikit garam. Baurkan campuran bumbu secara merata menutup semua bagian sawi hingga ke sela-sela lembar daun terdalam. Simpan dalam wadah tertutup rapat dan biarkan sedikitnya 2×24 jam sampai bumbu meresap ke dalam daging sawi dan jangan menyimpan di dalam lemari es. Proses penyimpan lebih lama akan lebih baik karena fermentasi berlangsung sempurna dan rasa yang dihasilkan akan maksimal. Setelah itu, baru simpan kimchi dalam lemari es.

4. Kimchi siap saji bisa disantap begitu saja atau disuguhkan sebagai makanan pembuka sebelum makanan utama.


Oke selamat mencoba guys:v

9 komentar: